Langsung ke konten utama

Postingan

Yel-Yel Bikin Semarak, Lomba Mahasiswa Asing Bikin Ketawa

UNAIR NEWS –  Suasana halaman gedung Rektorat UNAIR terasa begitu ramai Kamis pagi (17/8). Lomba-lomba dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia dihelat dengan meriah. Para sivitas akademika begitu bergairah dan penuh semangat. Ada lomba yel-yel, sepeda lambat, parikan dan karaoke bahasa Jawa. Lomba yel-yel diikuti semua unit di UNAIR . Para peserta tak segan menampilkan busana yang penuh aksesoris sebagai bentuk totalitas. Peserta dari  Pusat Informasi dan Humas (PIH), misalnya. Mereka mencoret pipi, memakai wig dan hiasan kepala, serta mengenakan hiasan rumbai-rumbai tali raffia pada pinggang. Mereka menggubah lagu Goyang Bang Jali yang dipopulerkan Denny Cagur menjadi Goyang Merdeka. Tepuk tangan meriah dan sorak sorai bersahutan usai penampilan tim yang memakai busana bernuansa merah maroon tersebut. Setelah mereka, tampil tim dari Rumah Sakit UNAIR. Mereka membawa tabuh-tabuhan sederhana yang digunakan untuk mengiringi yel-yel. Para penabuh...
Postingan terbaru

Hobi Motret, Mahasiswa UNAIR Diundang ke Kantor Pusat Google

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga patut berbangga lantaran salah satu mahasiswanya tahun ini diundang langsung oleh Google ke kantor pusatnya yang berada di Mountain View, San Fransisco, Amerika Serikat, dalam program Local Guides Summit 2017. Ia adalah Ahadin Syarifudin Fahmi Adimara. Dari 278.197 Local Guides di seluruh dunia, Fahmi adalah salah satu dari 150 peserta beruntung yang akan bertemu dengan dewan manajemen Google. 150 peserta yang berasal dari 50 negara itu akan mengikuti rangkaian acara Local Guides Summit 2017 di kantor pusat Google pada 9-13 Oktober mendatang. “Tahun ini saya diundang untuk mewakili Indonesia bersama empat teman lainnya. Inti program ini adalah mengenalkan destinasi lewat Google Maps,” ungkap mahasiswa yang menempuh pendidikan di Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR itu. Local Guides Summit adalah salah satu bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan Google kepada mereka yang aktif berkontribusi meningk...

Hadi Shubhan: Tularkan Pengalaman Ikut PIMNAS kepada Adik Kelas

Seluruh dari 420 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dipresentasikan di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30 tahun 2017, selesai dilakukan penjurian/penilaian, Jumat (25/8) petang. Penjurian itu dilaksanakan di berbagai fakultas di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Setelah itu dewan juri melakukan sidang dan hasilnya akan diumumkan Sabtu (26/8) malam sebelum PIMNAS Ke-30 resmi ditutup. Sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya seusai penjurian PIMNAS, Tim Universitas Airlangga mengadakan pertemuan antara mahasiswa peserta, pendamping, dosen pembimbing, dan pembina kemahasiswaan. Tujuannya untuk melakukan evaluasi sebagai bahan pembelajaran pada persiapan PKM dan pelaksanaan PIMNAS tahun berikutnya. Pertemuan itu dilaksanakan di  meeting room  Hotel Fave, Makassar, tempat menginap selama ambil bagian di PIMNAS. Acara digelar secara santai, bercanda sambil makan malam. Pengendali acara, Dr. Bambang Purwanto, dr., MS., m...

PKM Mahasiswa UNAIR Peraih Medali di Arena PIMNAS Ke-30 Makassar

Dari sebelas tim PKM Universitas Airlangga yang tampil pada final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-30, di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Tim “Biru Kuning” ini berhasil meraih total medali , baik presentasi dan poster: 2 emas, 5 perak, 1 perunggu atau komposisi 2-5-1. Rinciannya, pada presentasi sebagai lomba utama dalam PIMNAS, mahasiswa UNAIR meraih dua medali emas dan tiga keping medali perak. Dua emas tersebut dipersembahkan tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKMM) kelas-3. Judul PKM-nya “BILQIS ( Bio Liquid Smoke ): Pemanfaatan Asap Cair Dari Kulit Siwalan Sebagai Pengawet Ikan Dalam Upaya Menciptakan Peluang Usaha Baru Masyarakat Dusun Ngareng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban”. Kelompok PKM dari mahasiswa Fakultas Keperawatan UNAIR tersebut diketuai oleh Ika Zulkafika Mahmudah, dengan empar kawan anggotanya Tutut Dwi Cahyati, Teguh Dwi Saputro, Inas Pramitha Abdini Haq, dan Sutra Mahardika. Satu medali emas lagi dihadirkan oleh Ayu ...

Langganan ’Cumlaude’, Cristabella Wisudawan Terbaik S3 FH UNAIR

Reifon Cristabella Eventia, SH., M.H., tidak pernah setengah-setengah dalam menjalani pendidikan. Selama kuliah S-1 hingga S-3, perempuan yang akrab disapa Cristabella ini selalu lulus dengan predikat  cumlaude . Ia lulus S-3 FH UNAIR dengan IPK sebesar 3.81. Berbagai prestasi pernah ditorehkan Cristabella, salah satunya yakni keikutsertaannya dalam  Sandwich Programme Leiden Law School  pada tahun 2014 dibawah bimbingan Prof. Jan M. Helby. Ia tercatat sebagai  satu -satunya praktisi di UNAIR yang mengikuti program tersebut. Perempuan kelahiran Kota Malang, 12 Maret 1989 ini membuat disertasi dengan judul “ Prinsip Hukum  Dalam  Pembentukan dan Pelaksanaan Kontrak Bangun Guna Serah (Build, Operate, and Transfer/BOT) ”. Disertasi tersebut membahas dua topik penting. Pertama, prinsip hukum dalam pembentukan kontrak BOT terutama prinsip transparansi dan prinsip kemitraan. Kedua, prinsip hukum dalam pelaksanaan kontrak BOT yang meliputi prinsip pengendalia...

Senam Zumba Ramaikan Pembukaan Dekan Cup FK

Ada yang berbeda dari kegiatan senam Airlangga kali ini. Senam yang diadakan Minggu (19/3) bertepatan dengan pembukaan Dekan Cup Fakultas Kedokteran diramaikan dengan senam zumba. Senam yang berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus C UNAIR diramaikan dengan  adanya  booth makanan, panggung pentas, dan fasilitas cek kesehatan. Peserta senam kali ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar Kampus C, dosen dari berbagai fakultas, mahasiswa, dan segenap sivitas akademika UNAIR. Turut hadir Prof. Dr. Med. Dr. Puruhito Sp.B Rektor UNAIR tahun 2001-2006, Rektor UNAIR Prof. Mohammad Nasih., Mt., Ak., CMA, dan beberapa pimpinan fakultas, unit, badan, dan lembaga di lingkungan UNAIR. Suasana berlangsung meriah karena instruktur senam dan  crew  yang bertugas mampu  membawa  suasanan pagi menjadi lebih bugar. Kekompakan instruktur pun mendapat respon semangat dari para peserta senam. Di akhir senam, seluruh peserta disuguhkan dengan senam z...

Budaya di Balik Media Sosial Kekinian dan Kemajuan Negara

AKHIR-AKHIR  ini, akun-akun bermotifkan  bisnis  banyak membanjiri media sosial. Mulai akun yang hanya menjual produk-produk umum, hingga yang mempromosikan barang dan jasa lainnya. Namun ternyata tidak semua akun itu mempertimbangkan aspek sosiologis. Pada akhirnya, mereka yang tidak bijak menjadikan apapun yang sedang tren di pasaran sebagai nilai jual untuk mendatangkan uang. Sayangnya, tren-tren yang digeluti peselancar media  sosial  ini ada pada kisaran cinta, jokes yang tidak jelas, dan bahkan sensual. Baik LINE atau pun Instagram, informasi yang disajikan tidak banyak yang positif. Sebaliknya, tak sedikit informasi yang disajikan justru kurang bermanfaat, bahkan negatif. Misalnya informasi-informasi yang hanya bergelut dalam beragam perasaan (kegalauan, menyindir-nyindir, dan lainnya). Bahkan ada yang negatif (bahasanya kotor, ada perilaku menghina tetapi dibalut dengan kebahagiaan, juga konten-konten sensual). Padahal, kondisi sajian informasi yang s...